(GoVlog-Umum) Mengambil Ponsel Yang Dicopet
Ada-akbar.com – Kisah ini merupakan kisah nyata yang saya alami.Saya sebagai korban pencopetan dalam sebuah bus kota.Sebagai seorang anak kelas 3 SMP Islam di Kota Solo pada tahun 2005,saya mendapatkan hadiah ulangtahun dari nenek berupa ponsel Nokia.Pada saat itu memiliki sebuah ponsel merupakan benda yang berharga.Nenek sempat berencana memberikan hadiah ulang tahun berupa ponsel berwarna(banyak warna),tetapi yang didapat adalah sebuah ponsel dengan tampilan kuning dan hitam.Warna kuning dari lampu layar ponsel dan warna hitam yang berasal dari mesin layar ponsel,hasilnya adalah Nokia 3330 yang saya dapatkan.
Namanya hadiah tentunya diterima dengan rasa syukur,walau bagaimanapun Nokia 3330 adalah ponsel pertama yang saya miliki.Dan pada saat itu Nokia 3330 termasuk ponsel yang cukup mahal dan banyak digunakan kalangan pekerja.Seingat saya harga pada saat itu sekitar 900rb – 1juta rupiah.Namanya anak SMP tentunya masih labil alias belum mengenal kehidupan.Ternyata asik juga memiliki ponsel dan saya memiliki hobi SMS pada saat itu.
Singkat cerita,berawal dari sebuah tujuan meraih prestasi yaitu masuk ke SMA Negri favorit di Kota Solo.Orang tua saya menyarankan untuk mengikuti lembaga bimbingan terkemuka yang terkenal pada saat itu,sampai sekarangpun lembaga pendidikan tersebut sangat banyak peminatnya.
Karena lembaga pendidikan cukup jauh,orang tua menyarankan agar saya naik motor.Pertama memang naik motor,tetapi lama kelamaan orangtua saya menyarankan agar pulang naik bus umum saja dan berangkatnya diantar.Alasannya adalah agar tidak manja dan lebih prihatin.Jujur sih,ini merupakan awal saya naik bus sendiri dan ini yang membuat lebih bebas,tentunya tidak manja lagi.Berulang kali saya menggunakan bus untuk pulang ke rumah dan sudah merasa agak nyaman pada saat itu.
Tibalah pada suatu kejadian di sore hari menjelang magrib,karena saya pulang pada pukul 17.00 WIB dengan menunggu bus yang lewat sekitar10 – 15 menit mendekati waktu magrib.Tetapi kali ini bus lebih cepat dari biasanya,saya hanya menunggu kurang lebih 5 menit dan langsung mendapatkan bus yang cukup penuh penumpangnya.
“ Neng dhi mas ? ” kata kernet bus(dengan logat jawa).Saya langsung menjawab,“ Neng semanggi mas. .. ”.Tampa panjang lebar sang kernet langsung berkata “ Yoooo…. ”,Setelah saya naik dengan cepat,bus langsung tancap gas dan berjalan sesuai arah yang dituju.Biasa,percakapan singkat tapi jelas.Intinya adalah menyatakan persetujuan menaiki bus dengan tujuan semanggi.Kebetulan,karena saya pada saat itu paling malas memilih tempat duduk di bus apalagi kalau sudah mulai penuh.Ahirnya saya asal duduk aja di kursi belakang bus.Saya duduk di tengah-tengah dan dihimpit oleh dua laki-laki dewasa berbadan cukup kekar.Saya menggunakan celana panjang hitam halus dan tas yang saya letakkan di belakang serta wajah yang lugu dan polos.
Selanjutnya,sesuatu itupun terjadi.Mulailah ada rasa-rasa aneh di celana dan kaki saya.Seperti ada yang memegang-megang dengan halus (Hus. .Jangan jorok ..).Sayapun sempat merasa-rasakan,dan memang ada yang tidak beres.Meskipun perasaan pada saat itu tidak enak,tetapi hobi sms saya muncul pada saat itu.Mau dibilang apa lagi kalau hobi?
Pada posisi duduk,saya mencoba mengambil ponsel dalam kantong celana.Dan setelah meraba-raba hampir seluruh kantong baik kanan maupun kiri ternyata tidak menemukan ponsel.Padahal saya ingat sekali,sebelum naik bus sempat memegang ponsel.Tidak mungkin ponsel terjatuh sebelum naik bus.Pada saat itu muncullah dugaan saya,kalau salah satu penumpang disamping kanan atau kiri adalah pencuri ponsel yang baru saya miliki.
Tampa panjang lebar apalagi pakai mengukur luas dikali tinggi,saya langsung berdiri dengan tampang yang garang dan badan yang tegak serta tidak peduli umur,jenis kelamin apalagi berat badan.Maklum saya pada saat itu memang sesuai dengan nama saya Akbar,seorang yang besar badannya dan insyaallah besar nyalinya.aamiin…
Dengan bermodal nekat dan rasa kehilangan yang mendalam akan ponsel yang baru diberi (maaf kalau lebay),saya langsung berkata lantang kepada kedua penumpang bus yang duduk di samping kanan dan kiri tadi,
Saya : “ Pak,Mana HP(handphone) saya ?!#!?!?! ”
Penumpang sebelah kanan : “ Saya tak tahulah mas (:mode bingung) ”
Penumpang sebelah kiri : “ Saya juga tak tahu mas (:mode bingung juga) ”
Saya : “ Tidak mungkin,pasti anda tahu.Dimana HP saya ?!?!,Dimana .. !! ” (bentak saya yang sempat membuat penumpang yang lain bingung dan mengalihkan pandangan ke arah saya)
Penumpang kanan :“ Saya tak tahu mas,jangan asal nuduh.. ”
Penumpang kiri : “ Saya juga,jangan seenaknya ya asal ngomong tampa bukti… ”
Saya : “ Tidak,anda pasti tahu HP saya dimana.Minggir saya mau lihat HP saya!!?#%!%! ”
Karena sudah terlampau emosi,saya langsung menggeledah celana penumpang yang duduk di sebelah kanan dan kiri dalam posisi duduk.Sontak,kedua penumpang tersebut bingung melihat tingkah saya yang terkesan ugal-ugalan.Setelah saya geledah,ternyata tidak membuahkan hasil.Ahirnya saya pojokkan penumpang sebelah kanan agar dapat melihat kursi bus dan hasilnya,saya menemukan HP saya terselip dalam sebuah celah kecil dibalik kursi.Tak pakai komentar,langsung saya mengambil HP yang terselip itu dan berkata kepada kedua penumpang,”Ini HP saya,koq sampai disini !?#!!?#!”.
Kedua penumpang kebingungan menjawab dan menjawab dengan jawaban tetap tidak tahu.Yang jelas saya yakin salah satu dari mereka adalah pencopet.Setelah menemukan ponsel,saya duduk kembali bersama mereka.Ini hal yang aneh,yang membuat saya tertawa jika mengingatnya.Anehnya adalah setelah dicopet,kok malah duduk bersama lagi dengan pencopet.
Ahirnya kedua penumpang mencoba membela diri dengan berbicara kepada saya,
Penumpang kanan : “ Enak aja,sampean asal menuduh orang lain.Saya tak tahu kok dituduh-tuduh ”
Penumpang kiri : “ Saya juga tak tahu.Seenaknya main nuduh aja.Jadi orang jangan bla bla bla(mode komat-kamit) ”
Apapun komentar mereka kepada saya,yang jelas aksinya telah terbongkar dan ahirnya penumpang kiri meminta turun dari bus secara tiba-tiba.Dari situlah saya dapat melihat kalau mereka mungkin berkerjasama dengan melakukan modus pencopetan dua arah.Yaitu saling memojokkan korban dan barang yang dicopet dapat dengan mudah dipindah tangan dengan cepat.
Setelah penumpang disebelah kiri turun,ahirnya saya mulai jenuh duduk di belakang dan bergegas maju untuk duduk di kursi depan.Saya sempat melihat wajah penumpang sebelah kanan yang masih memerah dengan agak sedikit kecewa karena aksinya ketahuan.Dugaan saya adalah mereka berkerjasama dalam melakukan pencopetan.
Selepas turun dari bus,saya merasa puas sekali dapat mengambil ponsel yang telah dicuri dengan tangan sendiri.Ketika merenungi kejadian diatas,sebenarnya yang saya lakukan sangatlah membahayakan jiwa.Karena pencuri dapat dengan mudah melukai korban(saya sendiri) sebab posisi duduk di kursi belakang bus tidak terlihat penumpang yang lain.Andai pencuri tersebut mengeluarkan senjata tajam,mungkin saya akan berpikir dua kali untuk membentak-bentak layaknya seperti guru dan murid yang nakal.hehe
Pesan saya untuk anda yang mengalami kecopetan dan tersadar di lokasi kejadian,yang harus anda lakukan adalah
1.Pastikan anda kehilangan barang tidak lebih dari 10 menit karena menurut saya,pencuri membutuhkan waktu 10 menit untuk menyembunyikan benda anda ke tempat yang sulit dicari.
2.Siapkan mental yang tinggi dan cobalah mencari pada saat itu juga.Dan pasang wajah panik atau beritahu orang disekitar anda kalau barang anda dicuri.
3.Jika anda mengetahui siapa pelakunya dan anda khawatir tidak dapat membela diri.Mintalah bantuan orang disekitar anda,untuk menangkapnya ramai-ramai.Yang saya khawatirkan kalau pencuri mengeluarkan senjata tajam dan melukai anda.Tentunya keselamatan menjadi hal yang sangat berharga daripada barang yang dicuri itu sendiri.
Semoga pengalaman unik ini dapat menjadi pelajaran bagi yang membaca agar selalu waspada kapanpun dan dimanapun.





hahah konyol ente gan
kalo saya jadi situ lgsung turun dari bus itu
Saya juga mas.. Kalau udah tau ada pencuri saya malah kecil nyali -_-
seremmm… takutnya mereka ketahuan malah nekad bacok orang..
nha itu yang resiko. .
ane hilang kendali pada saat itu (maklum agak labil masih abg ) wkwkw. . .
yah untungnya pencopetnya tak berdaya
:cd bene2 pengalaman aneh
untungnya copetnya g kalap nggebukin mas Akbar
Iyah..
selamat yah. .. sesuatu banget neh
wew gan
pengalamanya aneh :ngakak
semoga tidak terluang lgi
hahaha.
amin gan ..jangan sampai lagi dah.. ampun
Seruuuuu !!!!
Menegangkan
wah hebat mas akbar.. berani menggeledah dan punya feeling seperti itu… saya baru tau modus ini..
Modus yang lebih halus semakin banyak lho gan .
kereenn bar berani menggeledah.. kalau saya pasti udah takut duluan.. apalagi badannya keker
Iya.. . agak khilaf beraninya kali yah wkwkkw
wuih mantap ceitanya mas akbar. salut sama keberanian agan.
Thanks gan .. kepepet neh
hape baru dikasih hadiah ulang tahun ..
Lain kali hati-hati ya bro.
Gue dulu juga pernah, tapi belum sempat kecopetan coz dompet yg gue taruh di saku depan gue tutup dengan tas setelah ketahuann nongol beberapa kali dari saku depan.
iya gan ..
emang serem. .
harus selalu siap siaga di angkutan umum.
Iya itu dia. .
hape sebaiiknya ditaruh ke tempat yang tersembunyi
Wahh.. Memang namanya sebesar nyalinya .. Untuk si pencuri tuh gak melakukan ‘adegan berbahaya’ .. Ente memang bener2 nekad brooo..
Tapi salutt akhirnya hapenya balik ye
Ga pantang menyerah. .hape baru gan #_#
Hmmm itu foto ente kurus banget. tahun berapa bib? :ngakak sepertinya emang bener namanya sebesar nyali nya. masih SMP tapi udah berani. salut ana. dan untung saja ente ga diapa2in misal ditusuk gitu. kan skrg kriminal klo gagal melaksanakan kewajiban nya biasanya berhak untuk mencederai korban nya. :ngakak
:shakehand2 wah, keren gan ceritanya, lam kenal
keren bgt critanya.
ente kok nekat bgt sih?
ane pernah juga ngalamin, ini Pencurian di warnet (VGA,RAM,Procie)Mereka bongkar beberapa komputer, ane liat sih gan..
tapi jumlah mereka banyak ada 5 orang, mereka pura pura main, pas udh sepi ( tinggal ane dan 5 orang itu )
mereka beraksi..
ane pura pura gak liat aja.. :nerd
Untung nggak ditusuk lho Mas
wkwkwk.. terus yang ambil yang kanan po kiri mas..hehe
klo aku pernah nendang copet,,ya kira2 1,5 tahun yang lalu lah…
hahah .
wah perlu ditulis ceritanya itu gan .
Wah berani benar mas akbar ne. kalau saya mah udah g berani dah kaya’ gitu. tapi alhamdulillah HP berharga tsb sudah ketemu ya mas. hehe
hajar aja tu mas copetnya
hahahaha pengalaman mantap gan
kalo ente berani labrak aja tuh copet
biar jera
hehehe
mungkin ente kudu lebih hati hati lagi
ini untung aja yg pertama. moga2 tidak terulang kembali. buat pengalaman aja.
Benar2
Pengalaman yang menegangkan ..
Kalau saya sih diikhlaskan aja deh. Kali aja kita memang kurang amal.
Kaga ade. .
kalau bisa dilawan mas agus
ini crita masa kecil yak?????
ane malah dl prn nemu dompet d bemo..
ane buka isinya buanyak.. ane taroh lagi tuh,, kagak brani ambil…
kyak serem bawa barang gtuan..
wkwkwkwkw
#mode alay#
Alhamdulillah..
bukan hak agan ..
untung ga diambil hehe
masih rejeki gan, nah itu pencopetnya kurang amal paling, jadi ga dapet rejeki , wkwkwkwkwkw
hahaa.
nyambung juga ke rahasia rezeki wkkwkw
wkwkwkwk ceritanya seru, tapi terlalu ceroboh xi3, klo sekarang pasti di tarik turun dan di hajar wkwkwkwkwk
untungnya ga ditarik turun :serem
maksimal..!!!
Maksimalll bangett bisa ngelawan copet
kayaknya tuh pencopet takut dengan tampang agan..hahahaha :piss:…
yang penting maksimal, hp nya bisa kembali..
untung aja gak kena tikam samping.. :p
hahaha. .maksimalll…
Wah, lah awak e sampeyan gede ngunu, makane kono yo rodo ngeper mas. Coba nek aku, mesti wes ilang kuwi. Tambah bonyok pisan.
Wah.. pasang wajaahh seraam gan ..
Heii… Akhirnya ditulis juga
Btw: fotomu mejeng pake hp narsis
hehe..
n
iya dunk harus narsis mode
mbahe copet kok di copet,, ya gak berani lah copete ha ha pissss :cendol mbahe copet kok di copet,, ya gak berani lah copete ha ha pissss
hahaha. bisa aja. .
ane ga pernah nyopet hehe :ngakak
Mantab! Gede juga nyalinya Mas Akbar. Ini baru namanya anak SMP tapi sudah berani membuat mati kutu pencopet kutu kupreet.
seandainya, klo orang yang ngk waras alias hampir gila melakukan hal itu (mengambil milik kita secara terang terangan), dan itu terjadi saat anda sendirian tak punya apa2 dan ia pegang parang, apa yang anda lakukan?
Melawan?
Itu kan orang ngk waras.
Nyerah, mengalah?
Milik kita hilang,..
Menurut anda gimana?
Pada saat itu saya masih labil,dan memang tindakan itu ternyata membuahkan hasil.So ..saya merasa tepat melakukan hal itu